love?

love?
does everybody need love?

Wednesday, August 18, 2010

Melayani dan Melindungi Masyarakat "dengan uang"


anda pasti tahu polisi, banyak sekali orang yang membenci polisi karena kelakuannya yang semena-mena. sering kali saya mendengar beberapa ocehan teman saya tentang mereka ditilang polisi, dan polisi tersebut meminta langsung uang dari mereka, atau biasa disebut dengan uang damai. beberapa polisi lain menilang (jikalau selagi ada razia), dan mereka sering mencari kesalahan seteliti mungkin sampai kita merasa memang benar-benar bersalah. beberapa hari yang lalu, minggu, 15 agustus 2010. 01.00wib teman saya melintasi jalanan kemang, dan dia melihat ada lampu-lampu polisi, dia berhenti karena disitu sedang ada razia. dia menunjukan surat-surat dan anda tahu apa? polisi tersebut mencoba mencari kesalahan sampai pada nomor mesin kendaraan bermotor tersebut, dan untunglah teman saya membawa surat-surat kendaraan lengkap dan tidak terkena tilang. mungkin beberapa orang dari anda harus mencoba melakukan hal-hal seperti yang teman saya lakukan, supaya tidak tertilang: stay cool, punya sim dan stnk, periksa pajak pada stnk,tidak mengganti kenalpot ataupun mesin kendaraan bermotor anda, pakailah helm pada penumpang dan pengendara motornya. jangan seperti orang-orang fpi yang sesukanya seakan dia yang memiliki jalanan ini.
Kita lanjut lagi ke polisi, bahkan seperti itulah polisi yang kita tahu, apa pun yang berhubungan dengan polisi, pasti jelek, karena memang kenyataannya seperti itu, mereka sendiri lah yang membuat pemikiran masyarakat seperti itu. kenapa? banyak faktor yang membuat mereka seperti itu. seperti ini, rumah saya mendapatkan surat dari petugas satpam, dan anda tau, kalau ada iuran untuk polisi setempat sebesar Rp.300.000,- per bulan untuk polisi? untuk apa? padahal pada saat saya di rumah saya tidak pernah melihat polisi lewat di depan rumah saya untuk menjaga keamanan rumah saya. dan hal lain, teman saya kehilangan motornya, dan dia melapor kepada polisi, setelah mengurus surat kehilangan dan lain-lain, anda tahu, polisi itu mengatakan apa? ternyata ada administrasi untuk mengurus kehilangan, tapi andministrasi itu tidak ada dalam form tapi itu adalah uang lebih supaya polisi itu mau bergerak. teman saya harus memeberikan uang sekitar Rp.2.000.000,- tetapi sampai sekarang motornya tetap hilang. padahal kejadian tersebut terjadi hampir setahun yang lalu. dan ketika teman saya kembali ke kantor polisi yang sama, dan apa kata mereka? kasus itu sudah kadarluarsa. bagaimana ketika anda menjadi teman saya? pastilah sangan dongkol.

sebetulnya saya pikir, lebih baik logo pada mobil polisi diganti, supaya semua orang tahu kalau dilayani polis tidaklah gratis.

->logo awal: melayani dan melindungi masyarakat
->logo baru: melayani dan melindungi masyarakat dengan uang

bagaimana menurut anda? apakan ini benar? karena seperti itulah kenyataannya.

Sunday, August 15, 2010

Jakarta dulu dan sekarang


hari ini 15 agustus 2010, 2 hari lagi adalah hari kemerdekaan indonesia. saya merasa manusia-manusia di indonesia sudah hampir melupakan (secara tidak langsung) hari kemerdekaan indonesia, termasuk saya. kenapa? karena hari kemerdekaan ini sekarang hanyalah sebuah ruinitas tahunan biasa, sama seperti ulang tahun anak kecil berumur 5 tahun yang meminta orangtuanya untuk merayakannya. sekarang-sekarang ini memang sangat sulit ditemui orang-orang yang loyal untuk indonesia, bahkan seorang presiden indonesia pun saya rasa adalah orang yang biasa-biasa saja. sangat mungkin kalau indonesia ini suatu saat nanti benar-benar melupakan hari kemerdekaan indonesia. apakah semua ini benar? mari kita melihat ke dalam diri kita masing-masih, apakah kita masih "MAU" untuk benar-benar merayakan kemerdekaan dengan sepenuh hati?